Yuk Kita Mengenal Profesi Perawat

Perawat

Yuk Kita Mengenal Profesi Perawat yang Mendadak Viral di Medsos

Yuk Kita Mengenal Profesi Perawat, Profesi Perawat mendadak viral di media sosial. Hal ini bermula dari perdebatan seorang warganet tentang cara kompres yang tepat.


Warganet itu tak terima di batah mengenai cara kompres dan menyebut profesi Perawat tak setara dengan dokter umum.

Lantas, apa itu profesi Perawat ?


Di kutip dari laman Universitas Indonesia, Perawat di berikan pada seseorang yang telah menempuh pendidikan profesi keperawatan atau sejenisnya.

Program Profesi Perawat merupakan lanjutan tahap akademik pada pendidikan Sarjana Keperawatan

Setelah lulus program S1 Keperawatan, Sarjana Keperawatan harus menempuh program pendidikan profesi bila ingin bekerja di instansi kesehatan seperti rumah sakit.

Alumni program pendidikan profesi bergelar Ns (Perawat ).

Di kutip dari laman Gwynedd Mercy University, beberapa tugas Perawat antara lain:

  • Melakukan pemeriksaan fisik
  • Melihat riwayat kesehatan yang terperinci
  • Memberikan konseling kepada pasien
  • Mengkoordinasikan perawatan dengan penyedia layanan kesehatan lain
  • Memeriksa tanda-tanda vital pasien

Profesi Ners Viral di Medsos, Kenali Macam-macam Tenaga Kesehatan

Tenaga kesehatan (nakes) mendadak menjadi perbincangan hangat netizen. Hal tersebut di karenakan adanya perdebatan di media sosial twitter

antara seorang netizen dan salah seorang Perawat terkait cara kompres yang tepat. Netizen tersebut tak terima di koreksi

mengenai cara kompres yang tepat dan menyebut profesi Perawat tak setara dengan dokter umum.

Perdebatan tersebut membuat netizen bertanya-tanya soal jenis-jenis profesi tenaga kesehatan. Di bawah ini jenis-jenis profesi tenaga kesehatan

berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 1996 tentang Tenaga Kesehatan.

  • Tenaga medis: meliputi dokter dan dokter gigi
  • Tenaga keperawatan: meliputi perawat dan bidan
  • Tenaga kefarmasian: meliputi apoteker, analis farmasi dan asisten apoteker
  • Tenaga kesehatan masyarakat: meliputi epidemiolog kesehatan, entomolog kesehatan, mikrobiolog kesehatan, penyuluh kesehatan, administrator kesehatan dan sanitarian
  • Tenaga gizi: meliputi nutrisionis dan dietisien
  • Tenaga keterapian fisik: meliputi fisioterapis, okupasiterapis dan terapis wicara
  • Tenaga keteknisian medis meliputi: radiografer, radioterapis, teknisi gigi, teknisi elektromedis, analis kesehatan, refraksionis optisien, otorik prostetik, teknisi transfusi dan perekam medis.


Berdasarkan PP tersebut, Tenaga kesehatan wajib memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan yang di nyatakan dengan ijazah dari lembaga pendidikan.

seorang yang paling kompeten untuk membagikan ilmu terkait kesehatan adalah seorang yang sudah resmi menerima predikat tenaga kesehatan.

baca juga: Sedih, Ibunya Sedang Sakaratul Maut