Urus SIM Harus Punya BPJS Segera Berlaku

Urus SIM Harus Punya BPJS Segera Berlaku, Ini yang Bakal Di lakukan Polri

Urus SIM Harus Punya BPJS Segera Berlaku, Mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) nantinya harus memiliki BPJS Kesehatan.

baca juga: Heboh Istri Polisi Di gerebek

Aturan itu di tanda tangani Presiden Joko Widodo dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi

Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam aturan yang diteken pada awal 2022 ini, Presiden menginstruksikan

bahwa masyarakat yang hendak melakukan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) hingga Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) harus terdaftar

dalam kepesertaan aktif jaminan kesehatan nasional BPJS Kesehatan. Untuk itu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bakal

menghadirkan layanan BPJS Kesehatan di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM di seluruh Indonesia.

Kehadiran layanan BPJS Kesehatan di Satpas SIM ini merupakan tindak lanjut aturan BPJS Kesehatan yang jadi syarat mengurus SIM dan STNK.

Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, kehadiran layanan BPJS Kesehatan di Satpas akan mempermudah masyarakat,

khususnya dalam menerima pelayanan publik. Kewajiban tentang keaktifan masyarakat sebagai peserta BPJS yang ini juga di kaitkan sekarang

dengan kemudahan dalam memperoleh pelayanan publik,” kata Firman seperti di kutip Humas Polri.

Layanan BPJS Kesehatan ini sudah tersedia di Satpas Prototype Polres Purwakarta. Firman langsung mengecek layanan BPJS Kesehatan di Satpas Prototype.

Firman mengatakan, kehadiran layanan tersebut menjadi project Korlantas bersama stakehalder ke depan.

Kita langsung melihat bagaimana koneksitas hubungan antar sistem data yang kita kerjakan bersama-sama.

Ini akan menjadi project-project kita ke depan sehingga masyarakat di mana saja bisa mendapat pelayanan publik,” ujarnya.

Sementara itu, dalam Inpres No. 1 Tahun 2022, Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

untuk menjadikan BPJS Kesehatan sebagai syarat pengurusan SIM, STNK, dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

“Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan penyempurnaan regulasi untuk memastikan pemohon Surat Izin Mengemudi,

bvSurat Tanda Nomor Kendaraan, dan Surat Keterangan Catatan Kepolisan adalah Peserta aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional,” tulis inpres tersebut.

baca juga: Pria di Bogor Kedapatan Bawa Pisau-Sabu